Tuesday, February 24, 2009

Abu Zuhri Tampil di TV Turki: 68% Warga Turki Dukung Hamas



Ankara – Infopalestina: Melalui program televisi Turki yang dihadiri Jurubicara Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Dr. Sami Abu Zuhri, mayoritas warga Turki mengungkapkan dukungannya kepada gerakan Islam ini.

Dalam sebuah program yang ditayangkan stasiun televisi “T” Turki, Senin (23/02), jajak pendapat menunjukan tingkat dukungan yang luas terhadap gerakan Hamas dari warga Turki. Interaksi positif dalam siaran televisi yang ditonton jutaan warga Turki ini mencerminkan meroketnya tingkat dukungan kepada gerakan Hamas dan menurunnya pendukung Zionis Israel.

Dalam siaran ini Abu Zuhri memaparkan realita agresi Zionis Israel ke Jalur Gaza. Dia menjelaskan kejahatan perang yang dilakukan penjajah Zionis Israel terhadap warga sipil, anak-anak dan kaum wanita Palestina. Pada waktu yang sama, Abu Zuhri juga memaparkan kondisi semangat juang dan keteguhan yang ditunjukkan rakyat Palestina serta dukungannya kepada perlawanan yang melawan agresi Zionis Israel.

Sumber-sumber medis Turki kepada koresponden Infopalestina mengatakan, “Jajak pendapat yang diadakan stasiun televisi “T” Turki, selama siaran program ini berlangsung, fokus pada satu pertanyaan yang berkaitan dengan apakah rakyat Turki mendukung gerakan Hamas atau Zionis Israel? Jajak pendapat ini menunjukkan dukungan 68% rakyat Turki kepada gerakan Hamas dan hanya 32% yang mendukung Zionis Israel.”

Sumber media Turki menyatakan, angka ini merupakan peningkatan signifikan pada tingkat dukungan rakyat Turki kepada gerakan Hamas. Karena pada jajak pendapat yang diadakan sepekan sebelumnya, saat konsulat Israel tampil dalam program yang sama, seimbang antara pendukung gerakan Hamas dengan pendukung Zionis Israel.

Menurut sumber Turki, di sana ada peningkatan kesadaran rakyatTurki mengenai dimensi agresi Zionis Israel terhadap Jalur Gaza. Juga pemahaman akan hakikat gerakan Hamas sebagai faksi perlawanan yang membela rakyat Palestina sekaligus sebagai pemerintah sah yang menang dalam pemilu demokratis dengan suara mayoritas, namun masyarakat internasional yang menyanyikan demokrasi mengingkarinya.

Masih menurut sumber media Turki, kesadaran dan meningkatnya dukungan terhadap gerakan Hamas ini terjadi meskipun ada lobi Yahudi yang memengaruhi sejumlah besar media massa Turki dan media internasional yang bekerja sebagai mesin informasi untuk merusak citra gerakan perlawanan Palestina. (seto)

No comments: